Dr H Asfifuddin SH MH: Kedatangan Saya untuk Berhutang Kehormatan

Dr H Asfifuddin SH MH: Kedatangan Saya untuk Berhutang Kehormatan
Dr H Asfifuddin SH MH, calon legislatif DPR RI Dapil I Aceh yang diusung Partai Gerindra, mengadakan pertemuan dengan konstituen di Kota Mini Beureunuen, Pidie, Sabtu, 13 April 2019. (sinarpidie.co/Firdaus).

sinarpidie.co— Dr H Asfifuddin SH MH, calon legislatif DPR RI Dapil I Aceh yang diusung Partai Gerindra, mengadakan pertemuan dengan konstituen di Kota Mini Beureunuen, Pidie, Sabtu, 13 April 2019.

Dalam orasi politiknya di hadapan sekitar seribuan konstituen, ia menceritakan latarbelakangnya, alasannya maju sebagai Calon Legislatif DPR RI Dapil I Aceh, dan gagasan-gagasannya yang akan ia wujudkan jika dirinya terpilih nantinya.

“Saya lahir di Laweung. Di pinggir pantai. Ayah saya, H Affan, mantan Ketua DPRK Pidie dari PPP. Ia pernah menjadi tahanan politik selama 2 tahun sewaktu konflik di Aceh,” kata Dr H Asfifuddin SH MH.  “1982 saya berangkat ke Jakarta, seiring dengan ayah saya dibebaskan sebagai tahanan militer.”

Dr H Asfifuddin SH MH, calon legislatif DPR RI Dapil I Aceh yang diusung Partai Gerindra, mengadakan pertemuan dengan konstituen di Kota Mini Beureunuen, Pidie, Sabtu, 13 April 2019. (sinarpidie.co/Firdaus).

Kedatangannya menjumpai konstituen, kata dia, untuk berhutang pada mereka.

“Saya ke sini untuk berhutang kehormatan pada Anda semua. Berhutang pulpen, jari Anda, tatkala Anda mencoblos saya di surat suara pada 17 April,” tuturnya. “Karena saya berutang pada Anda, maka nantinya akan saya lunasi bukan dengan uang karena saya datang ke sini bukan untuk membeli suara Anda dengan uang. Sekali lagi, saya berhutang kehormatan pada Anda semua.”

Kata Dr H Asfifuddin SH MH lagi, dirinya bukannya tidak mampu membeli suara konstituen tapi, sebutnya, Pemilu bukanlah perdagangan suara.

Baca juga:

“Setiap yang membeli suara, asal Anda tahu, setelah ia datang membeli, dia tak akan kembali lagi untuk mendengar keluhan dan memperjuangkan kepentingan Anda semua,” sebutnya lagi.

Dr H Asfifuddin SH MH, calon legislatif DPR RI Dapil I Aceh yang diusung Partai Gerindra, mengadakan pertemuan dengan konstituen di Kota Mini Beureunuen, Pidie, Sabtu, 13 April 2019. (sinarpidie.co/Firdaus)

Ekonomi di Aceh, sebutnya lagi, sangat lemah. Dan, masyarakat di Aceh mayoritas masih hanya menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perikanan.

“Dan itupun masih bermasalah, karena infrastruktur atau sistem sentra ekonominya masih belum memadai. Dan rakyat seolah berkerja sendiri-sendiri, masing-masing, tanpa ada kehadiran Negara,” katanya. “Jadi, jika saya terpilih, saya harus mampu untuk mengupayakan agar anggaran-anggaran pemerintah pusat yang ditempatkan di kementerian terkait, bisa diplotkan ke Aceh untuk program-program yang mampu memperbaiki masalah di dua sektor tersebut. Itu paling minimal.” []

Komentar

Loading...