Pendidikan

Dinas Pendidikan Aceh: Ada Empat Komponen yang Saling Bersinergis dalam Dunia Pendidikan

Dinas Pendidikan Aceh: Ada Empat Komponen yang Saling Bersinergis dalam Dunia Pendidikan
Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Muslem Yacob SAg MPd. (sinarpidie.co/Firdaus).

sinarpidie.co—Bicara tentang pendidikan, ada empat komponen yang saling berkaitan, yaitu guru, siswa, orangtua, dan masyarakat. Masing-masing komponen memiliki peran dan tanggung jawab yang sama. 

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Muslem Yacob SAg MPd, yang mewakili Gubernur Aceh saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka Acara Applause 2.0 (Prestigious Parade, Art, Science, Sport, and Religion) ke-II, yang digelar SMA Negeri 3 Unggul Sigli, Kamis, 5 April 2018.

“Artinya, pendidikan adalah tanggungjawab kita bersama. Atas nama pemerintah Aceh, kami menyambut baik terlaksananya kegiatan ini. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, pemikiran dan trobosan dalam upaya mendongkrak mutu pendidikan serta meningkatkan kreativitas dan daya saing dapat dilahirkan,” ungkapnya.

Jabaran 3 Program Prioritas Pendidikan

Saat ini, kata dia, ada tiga program utama yang dijalankan Pemerintah Aceh di bidang pendidikan, yaitu Aceh Carong, Aceh Meuadab dan Aceh Teuga.

Muslem menjabarkan tiga program tersebut secara rinci, di antaranya, pertama, kata dia, penguatan keterampilan bagi generasi muda melalui pendidikan vokasional baik formal dan non-formal. Kedua, pemberian keterampilan bagi peserta didik di dayah-dayah dan pemerataan rasio guru untuk seluruh bidang studi di seluruh penjuru Aceh, khususnya daerah terpencil.

“Tiga, peningkatan kompetensi guru dalam bidang studi yang diajarkan secara merata di seluruh Aceh, penyediaan beasiswa bagi anak-yatim dan anak dari keluarga tidak mampu, mulai dari pendidikan dasar sampai perguruan tinggi negeri,” ungkapnya.

Sementara keempat, kata dia melanjutkan, pengiriman putra-putri Aceh untuk dapat memperoleh pendidikan di universitas-universitas yang bergengsi di tingkat nasional dan internasional.

"Dan kelima, pemerintah Aceh juga memberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam pembangunan saat anak-anak kita kembali dari studinya masing-masing," kata dia. "Program kedua, Aceh Meuadab, yang fokus pada upaya pada citra Aceh sebagai Serambi Mekkah, melalui implementasi nilai-nilai keIslaman dalam kehidupan sehari-hari."

Sementara, untuk mewujudkan Aceh Teuga, ungkapnya, dilakukan melalui pengembangkan prestasi olahraga Aceh di tingkat nasional dan internasional.

“Pemerintah Aceh akan terus berkolaborasi dengan para pihak untuk mewujudkan program prioritas pada bidang tersebut. Oleh sebab itu, dukungan masyarakat Aceh tentunya sangat diharapkan,” katanya, “Sejalan dengan hal tersebut, kita patut berbangga dengan kreativitas anak-anak SMA Negeri 3 Unggul Sigli.”

Di lain pihak, Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Unggul Sigli Muktar mengatakan, kegiatan perlombaan sains, olahraga, dan seni tingkat siswa SMP dan SMA se-Pidie dan Pidie Jaya tersebut merupakan agenda tahunan yang telah dilaksanakan selama dua tahun berturut-turut.

“Untuk sekolah kami, ini menjadi barometer, di mana untuk tahun depan, akan kita laksanakan se-Aceh,” kata dia. []

Komentar

Loading...