Iklan Pemkab Pidie

Dentuman Meriam Karbit di Pidie

·
Dentuman Meriam Karbit di Pidie
Meriam Karbit di Pidie. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co--Setiap tahun, pada Lebaran Idul Fitri, para pemuda di Kemukiman Sanggeue dan Garot, melakukan aktivitas tet meriam karbet (bakar meriam karbit).

Pada Idul Fitri tahun ini, Rabu, 5 Juni 2019 malam, para pemuda di dua kemukiman tersebut mempersiapkan meriam karbit dari drum minyak bekas. Di samping meriam karbit, sejumlah anak-anak juga menyiapkan meriam bambu.

"Mulainya setelah salat atau pada pukul 21.00 WIB," kata ketua panitia bakar meriam karbit di Gampong Barat, Kecamatan Pidie, Pidie, Pradana Putra, 22 tahun. "Ada karbit yang disiapkan sebanyak 100 kg. Itu cukup untuk dibakar sampai pagi."

Sebelum hari raya Idul Fitri tiba, kata Pradana, beberapa anak muda gampong setempat menggalang bantuan dana dari pemuda di perantauan.

"Tahun ini kita mengumpulkan dana sekitar Rp 5 juta lebih. Dana itu dipakai untuk beli drum bekas, biaya las, karbit dan segala kebutuhan yang diperlukan," katanya lagi. "Jika ada orang tua yang sedang sakit kita ungsikan dulu biar mereka tidak terkejut. Dan bila ada rumah yang terdampak, rusak, akan diperbaiki."

Amatan sinarpidie.co di sepanjang jalan Sigli - Jabal Ghafur, terdapat beberapa lokasi yang dijadikan tempat perang meriam karbit, yakni, di Gampong Barat Sanggeu, Gampong Pante Garot, Gampong Aree, Keude Garot dan di seberang Jembatan Gampong Kubang.

Salah seorang pemuda di Gampong Aree, Kecamatan Delima, M Taufik, 35 tahun, mengatakan, ada delapan meriam besar yang pihaknya siapkan. Selain itu, juga ada beberapa meriam bambu yang menggunakan bahan bakar minyak yang akan dibakar oleh anak-anak.

"Hampir setiap tahun kami melakukan aktivitas bakar meriam karbit di sini. Biayanya dari sumbangan orang yang merantau ke Malaysia. Ada sekitar 150 kg karbit yang disiapkan untuk bahan bakar meriam," kata Taufik.

Dalam sekali bakar, kata Taufik lagi, jumlah karbit yang dimasukkan ke dalam meriam 1 kg. 20 menit, hingga mendidih, baru meriam karbit bisa diletupkan.

Posisi meriam diletakkan di bantaran sungai. Saling berhadap-hadapan. Ada juga meriam karbit yang ditanam di dalam tanah. []

Komentar

Loading...