Dana Desa Kabupaten Pidie Jaya Terserap 100 Persen

·
Dana Desa Kabupaten Pidie Jaya Terserap 100 Persen
BUMG Mancang di bidang usaha penggemukan sapi. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co--Tahun anggaran 2018, 222 gampong di delapan kecamatan di Pidie Jaya menyerap 100 persen anggaran alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD).

Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Pidie Jaya Said Fachrul Razi SKM SSos MSi saat diwawancarai sinarpidie.co mengatakan, pihaknya selalu mengarahkan aparatur gampong untuk melakukan kegiatan-kegiatan pemberdayaan ekonomi gampong melalui Badan Usaha Gampong (BUMG).

“Gampong Mancang, Kecamatan Meurah Dua itu bagus pemberdayaan ekonominya. Di bidang usaha peternakan, ada beberapa jenis lembu yang sedang dikembangkan di situ,” katanya, Rabu, 2 Januari 2018 di Meureudu.

Kendati demikian, tambah Said, pihaknya juga tidak memungkiri adanya kelemahan aparatur dalam hal teknis seperti perencanaan kegiatan, sehingga ada banyak gampong yang belum mampu membangkitkan geliat ekonomi masyarakat gampong.

“Seandainya di DPMG sendiri ada anggaran untuk pelatihan atau semacam program menggenjot sumber daya manusia di gampong untuk merumuskan program-program pemberdayaan ekonomi itu bagus dan akan lebih banyak gampong lagi ke depan yang mampu mengelola kegiatan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Alokasi atau pagu DD Pidie Jaya tahun anggaran 2018 adalah Rp 151.154.709.000, sementara pagu ADG atau ADD Rp 43.441.000.000.

Program penggemukan lembu di Mancang

Keuchik Gampong Mancang, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, Jamaluddin Ahmad mengatakan, usaha penggemukan sapi di gampong tersebut sudah dimulai sejak tahun 2017.

"Pada tahun 2017, BUMG Gampong Mancang membeli sebanyak 24 lembu untuk program penggemukan. Tahun selanjutnya, mereka menambah lagi sebanyak delapan ekor lagi," kata dia. []

Komentar

Loading...