Banner Stunting

Pemilu 2019

Daftarkan Bacaleg DPRK ke KIP, Ini Orasi Politik Singkat Sekretaris DPW PA Pidie

Daftarkan Bacaleg DPRK ke KIP, Ini Orasi Politik Singkat Sekretaris DPW PA Pidie
Sekretaris DPW PA Pidie Anwar Husen, dengan didampingi pengurus teras DPW PA Pidie, menyerahkan berkas pendaftaran Bakal Caleg ke Kantor KIP Pidie, Senin, 16 Juli 2018.

sinarpidie.co--Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Pidie mendaftarkan bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRK Pidie ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) kabupaten setempat, Senin, 16 Juli 2018.

“Alhamdulillah kita sudah daftarkan bacaleg DPRK Pidie dengan jumlah 50 bacaleg. Terdapat 10 bacaleg dari 8 kursi tiap daerah pemilihan mengikuti kuota 120 persen,” kata Sekretaris DPW PA Pidie Anwar Husen MAP, Senin, 16 Juli 2018.

Dirinya melanjutkan, sejauh ini pihaknya tetap berpegang pada kuota caleg 120 persen dari jumlah kursi di setiap daerah pemilihan pada Pileg 2019 mendatang.

“Kalau memang KIP punya aturan lain menyangkut sistim penghitungan kuota 120 persen kami siap menindaklanjuti,” kata dia.

Dengan jumlah penduduk sekitar 437.740 jiwa jumlah daerah pemilihan (Dapil) untuk  Pidie terbagi dalam lima Dapil dengan jumlah 40 kursi.

Dapil 1: Kota Sigli, Pidie, Grong-Grong dan Mila. Dapil 2: Indrajaya, Mutiara, Peukan Baro, dan Simpang Tiga. Dapil 3: Glumpang Tiga, Kembang Tanjong, Mutiara Timur dan Glumpang Baro. Dapil 4: Geumpang, Sakti, Tangse, Keumala, Manee dan Titeue. Dapil 5: Delima, Batee, Padang Tiji dan Muara Tiga.

Pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) untuk Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota resmi dibuka 4 sampai 17 Juli 2018.

Usai pendaftaran tersebut, Anwar Husen, yang juga akan bertarung memperebutkan kursi DPRA pada Pileg 2019 mendatang mengatakan, eksistensi PA sepenuhnya bertumpu pada dukungan masyarakat Aceh. "Kami mengakui kami tidak sempurna. Namun demikian, kami menyerahkan sepenuhnya pada masyarakat Pidie dan Aceh umumnya, untuk menilai dengan pikiran yang jernih dan hati yang bersih, benarkah PA adalah partai yang paling dekat dengan rakyat, yang mau mendengar keluh-kesah rakyat, yang membuka pintu gerbang DPR lebar-lebar bagi siapapun yang ingin menyampaikan keluhan, kritik, dan persoalan. Benarkah PA satu-satunya partai yang mewakili identitas rakyat Aceh, dan mewakili cita-cita politik Aceh secara kolektif, semuanya kami pulangkan pada masyarakat Pidie dan Aceh umumnya," sebutnya pada sinarpidie.co.

Uji Kompetensi Internal

Sebelumnya, pada  Senin, 2 Juli 2018 di Kantor DPW PA setempat di Sigli, DPW PA Pidie menggelar uji kompetensi dan fit and proper test terhadap bakal Calon Legislatif (Caleg) yang akan bertarung memperebutkan 40 kursi di DPRK Pidie.

"Ada beberapa hal yang menjadi indikator dan tujuan uji kompetensi ini agar para bakal Caleg dari PA in benar-benar mampu merebut simpati dan mendapat suara rakyat Pidie dalam Pileg mendatang," kata Ketua DPW PA Pidie, yang juga Ketua Harian DPA PA, Sarjani Abdullah pada sinarpidie.co, Senin 2 Juli 2018.

Rata-rata Dapil, kata Sarjani lagi, terdapat 15 bakal Caleg yang mengikuti uji kompetensi tersebut. Dari 15 tersebut terpilih delapan yang terbaik.

Targetkan 28 kursi

Di samping itu, Sarjani Abdullah juga menyebutkan, DPW PA Pidie menargetkan 28 kursi dari 40 kursi di DPRK Pidie pada Pileg mendatang.

"Pada Pileg lalu kita dapat 23 kursi. Pada 2019, dengan komposisi para Caleg yang lebih majemuk, kita bisa mendapat 28 kursi, begitulah target kita," kata dia.

Selain itu komposisi para bakal caleg, target tersebut juga didasari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang mengatur, dalam mengonversi suara menjadi kursi, metode sainte lague modifikasi membagi jumlah suara tiap partai di suatu dapil dengan empat angka konstanta sesuai rumus. []

Komentar

Loading...