Klik Tambang

Baitul Mal Pidie Belum Pertangungjawabkan Rp 3,8 M Dana ZIS 2017

·
Baitul Mal Pidie Belum Pertangungjawabkan Rp 3,8 M Dana ZIS 2017
Kantor Baitul Mal Pidie. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co--Baitul Mal Pidie, selaku penerima bantuan sosial (Bansos) atas zakat, infaq, dan sedekah sebesar Rp 3.811.311.575, yang kemudian disalurkan untuk pembangunan Masjid Al Falah Sigli pada tahun anggaran 2017, belum menyerahkan laporan pertangungjawaban pengunaan dana tersebut hingga 2019 ini.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh dalam Laporan Hasil Pemeriksaan LKPD Pemkab Pidie 2017 mencatat, “Berdasarkan hasil wawancara dengan bendahara pengeluaran Baitul Mal, dana tersebut merupakan bantuan yang disalurkan kepada Mesjid Agung Alfalah dan belum ada pertanggungjawaban atas dana tersebut dikarenakan dana tersebut belum digunakan dan masih terdapat di dalam rekening Mesjid Agung Alfalah.”

Sekretaris Baitul Mal Pidie, Abakar, mengatakan, hingga kini dana tersebut belum terpakai. “Dana tersebut digunakan untuk pembangunan masjid namun hingga kini masih belum terpakai dan masih di rekening masjid,” kata dia, Jumat, 11 Oktober 2019.

Koordinator Badan Pekerja Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, mempertanyakan, mengapa bantuan sosial yang bersumber dari zakat, infaq, dan sedekah, yang telah disalurkan sejak 2017 belum digunakan, karena secara prinsip ketika ada kebutuhan, lalu ada usulan, maka bantuan dana tersebut seharusnya terealisasi.

“Nah, dasar alokasi dana Rp 3,8 miliar tersebut atas permintaan panitia masjid atau dialokasikan sendiri oleh Baitul Mal? Dan, jika atas permintaan panitia masjid, mengapa sejak 2017 belum digunakan. Ini perlu ada klarifikasi, karena sudah sangat lama 2017,” kata dia, Jumat, 11 Oktober 2019.

MaTA, kata Alfian lagi, menemukan sejumlah kasus di daerah lain di mana dana yang bersumber dari zakat, infaq, dan sedekah, dipinjam-pakaikan oleh sesama pengurus. “Dan ini sangat berbahaya baik secara agama Islam maupun secara pengelolaan keuangan Negara. Catatan MaTA, kita pernah menemukan dana yang dikelola Baitul Mal yang bersumber dari zakat, infaq, dan sedekah, dipinjam-pakaikan oleh pengurus,” tutup Alfian. []

Komentar

Loading...