Iklan Pemkab Pidie

Akrobat yang Bukan pada Tempatnya

·
Akrobat yang Bukan pada Tempatnya
Komisioner KIP Pidie. Sumber foto: kab-pidie.kpu.go.id.

Seiring dengan bergulirnya tahapan Pemilu 2019, tim redaksi semula mencoba melakukan riset awal, untuk merumuskan kerangka tulisan dan angle-angle berita yang berkaitan dengan Pemilu. Tentu, redaksi membutuhkan data-data awal seperti data Pilkada 2017, data-data Caleg DPRK Pidie dalam Pileg 2019, seluruh keputusan dan edaran KIP, dsb, yang biasanya bisa diunduh di website KIP dan KPU manapun di Indonesia.

Ketika mengetik kata kunci “website KIP Pidie” pada mesin pencari, alamat website KIP Pidie tak keluar, kecuali website KIP Pidie Jaya.

Hal ini berbanding terbalik dengan website KIP pada saat KIP diisi oleh komisioner periode sebelumnya:  memuat details setiap informasi tahapan Pilkada 2017 lalu, bahkan hingga 2018, website KIP Pidie tersebut masih dapat diakses dan memiliki arsip data yang lumayan. Di samping itu, media sosialnya pun satu pintu dan tak amburadul, sehingga tak membigungkan publik.

Karena alamat website KIP Pidie pada http://kip-pidie.kpu.go.id/ tak dapat lagi diakses. sinarpidie.co lantas memberitakan bahwa website KIP Pidie sudah berbulan-bulan tak dapat diakses oleh publik.

Ironisnya, Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Sri Wahyuza, Selasa, 9 April 2019. ketika dikonfirmasi mengatakan, KIP Pidie tidak memiliki keharusan untuk memiliki sebuah website.

“Ada beberapa kabupaten juga tidak ada memiliki website. Hanya website KPU RI itu yang resmi,” kata dia. “Dan informasi KIP Pidie disampaikan lewat Facebook dan Media Center.”

Tampaknya, itu merupakan informasi sesat dan menyesatkan yang keluar dari mulut seorang penyelenggara Negara.

Pasca-pemberitaan, muncullah alamat kab-pidie.kpu.go.id yang disebut-sebut sebagai alamat website KIP Pidie. Selain nama alamat website yang tak merepresentasikan kata kunci KIP, website ini juga seperti sedang kejar tayang. Tak logo KIP Pidie pada website tersebut, kecuali lima foto komisioner KIP Pidie dalam balutan pakaian adat Aceh. Di sudut paling kiri, terdapat logo seperti air mancur. Selain itu, setidaknya hingga artikel ini ditayangkan, tak ada samasekali pemberitahuan pindah alamat website.

Konten website KIP yang konon website baru, itu, jauh dari perintah UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan PKPU Nomor 1 tahun 2015 tentang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik di Lingkungan KPU. Pada kanal produk hukum, tak ada satupun data Keputusan KIP Pidie yang bisa diunduh secara berkala.

Celakanya lagi, pada kanal tentang kami, tercantum profil komisioner-komisioner sebelumnya, namun sayangnya, seluruh data Pilkada 2017 lalu tak ada satupun yang kini bisa diakses.

Adalah KIP “kaleng-kaleng” ketika Komisioner KIP Pidie lupa pada tugas pokok seperti menyediakan data-data pokok Pemilu 2019 secara terintegrasi, mudah diakses, dan berkelanjutan dan lebih memilih untuk memenuhi hasrat melakukan akrobat yang sebenarnya tidak terlalu mendesak. Mesti ada skala prioritas. Sebab, gaya-gayaan akan berakhir sia-sia bila tidak didukung oleh basis data dan pengetahuan tentang satu objek yang hendak digayakan.

Memang, hukum beracara di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) harus melalui adanya laporan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu, namun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perlu mengaudit penggunaan anggaran sosialisasi, publikasi, partisipasi masyarakat dan pendidikan Pemilih pada KIP Pidie, untuk memastikan uang Negara pada KIP Pidie yang mengalir pada pihak-pihak tertentu tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Aparat penegak hukum juga bisa mengusut penggunaan anggaran honorarium Pejabat Pengelola lnformasi dan Dokumentasi (PPID) dan perjalanan dinas untuk Bimteks PPID, sebab jika anggaran tersebut digunakan tapi data tak tersedia sebagaimana perintah UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan PKPU Nomor 1 tahun 2015 tentang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik di Lingkungan KPU, maka patut diduga adanya tindak pidana korupsi. []

Komentar

Loading...