Aiyub Abbas dan Said Mulyadi Wakili Solidaritas Masyarakat Pijay untuk Korban Gempa Lombok

·
Aiyub Abbas dan Said Mulyadi Wakili Solidaritas Masyarakat Pijay untuk Korban Gempa Lombok
Penyerahan bantuan untuk korban gempa Lombok. Foto Ist.

sinarpidie.co--Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya--Aiyub Abbas dan Said Mulyadi--menyerahkan bantuan tunai kepada masyarakat Aceh di NTB sebesar Rp 100 juta untuk 85 Kepala Keluarga (KK).

Demikian siaran pers yang diterima sinarpidie.co, Jumat, 31 Agustus 2018.


Bantuan sebesar Rp 100 juta tersebut diserahkan Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas kepada masyarakat Aceh yang turut terkena gempa Lombok dalam bentuk cek dan diterima oleh perwakilan masyarakat Aceh di NTB, di Posko gempa Taman Iskandar Muda (TIM), Perumnah Tanjung Karang Permai, Mataram, Kamis, 30 Agustus malam.

Selain menyerahkan bantuan berupa uang tunai untuk 85 KK masyatakat Aceh di NTB, pihaknya juga menyerahkan bantuan untuk pembangunan satu unit mushalla di Kabupaten Lombok Utara.


"Setiap KK memperoleh Rp 1 juta. Sisanya sebesar Rp 15 juta dapat dipergunkan untuk kepentingan silaturrahmi masyarakat Aceh di NTB," kata Aiyub. "Sementara bantuan untuk pembangunan mushala harus melalui pemerintah daerah setempat."


Di samping itu, Wakil Bupati Pijay Said Mulyadi dalam kesempatan yang sama mengungkapkan keprihatinannya atas musibah gempa yang menimpa masyarakat Lombok, NTB.

Dikatakannya, pihaknya juga telah menemui Bupati Lombok Utara Dr H Najmul Ahlyar, SH MH, untuk membicarakan rencana pembangunan satu unit mushala di daerah yang terparah terdampak gempa.


"Kami juga sudah melakukan peninjuan lapangan di sejumlah titik. Dan memang dampaknya cukup parah, lebih parah dari gempa di daerah kita Pidie Jaya beberapa waktu lalu," sebut Said Mulyadi.


Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemkab Pijay tersebut juga bertemu dengan Gubernur NTB, Dr H TGB Muhammad Zainul Majdi.

Sebagaimana diketahui, gempa yang menggunjang Lombok, NTB, pada 5 Agustus lalu telah menyebabkan 436 orang meninggal dunia dan 352.793 orang lainnya mengungsi.

Dilansir kompas.com, BNPB mencatat tak kurang dari 125.744 unit rumah rusak, terdiri atas rusak berat 74.354 unit dan rusak ringan 51.390 unit. []

Komentar

Loading...