8 Warga Tiongkok Diduga Lakukan Survey tanpa Izin di Hutan Lindung Pidie

·
8 Warga Tiongkok Diduga Lakukan Survey tanpa Izin di Hutan Lindung Pidie
Sumber ilustrasi hutan lindung: Kompas.com.

sinarpidie.co--Delapan Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok, yang terdiri dari 6 pria dan 2 perempuan, pekan lalu melakukan aktivitas selama delapan hari di kawasan Hutan lindung Geupo, Kecamatan Mane, Pidie.

Kedatangan WNA tersebut menurut informasi yang dihimpun sinarpidie.co, untuk melakukan kegiatan survey proyek pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Air (PLTA).

Imum Mukim Lutueng, Kecamatan Mane, Pidie, Sulaiman mengatakan, sejak 17 Juni hingga 24 Juni, delapan warga negara asing (WNA) asal Tiongkok beserta 11 pendamping lokal WNA tersebut dan didampingi dua personil Polsek Mane, datang ke kawasan Hutan Lindung Geupo (Gampong Mane dan Gampong Turue Cut) di Kecamatan Mane, Pidie.

“Kedatangan mereka ke kawasan hutan lindung di Mane diduga tanpa ada izin dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Aceh untuk melakukan survey, penelitian atau sejenisnya,” kata Sulaiman pada sinarpidie.co, Rabu, 26 Juni 2019.

Baca juga:

Menurut Sulaiman, merujuk pada pasal 52 Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2016 tentang Kehutanan Aceh, izin memasuki, melakukan survey, penelitian, eksplorasi, dan kegiatan sejenis dalam kawasan hutan diterbitkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Aceh setelah mendapat rekomendasi kepala KPH setempat.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transimgrasi Pidie, Kadri SH, pada sinarpidie.co mengatakan, pihaknya tidak memperoleh informasi terkait kedatangan delapan warga asing asal Tiongkok tersebut ke Pidie.

“Seharusnya mereka ada izin dari dinas provinsi dan ada tembusan ke kita kabupaten, sehingga kita mengetahui apa tujuan keberadaan mereka selama di sini. Dan perusahaan apa yang menugaskan mereka melakukan survey,” kata Kadri, Rabu, 26 Juni 2019. []

Komentar

Loading...