8 Gampong di Pidie belum Serahkan LPJ 2018, Dana Desa 2019 Terancam tidak Bisa Cair

·
8 Gampong di Pidie belum Serahkan LPJ 2018, Dana Desa 2019 Terancam tidak Bisa Cair
Penyerahan secara simbolis pagu indikatif dana desa tahun 2019 kepada para keuchik di Pidie, yang berlangsung di Gedung Olahraga (Gor) Alun-alun Kota Sigli, Selasa 12 Febuari 2019. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co--Sebanyak delapan gampong di Pidie hingga Juli 2019 masih terkendala pencairan dana desa tahun anggaran 2019, karena delapan keuchik gampong tersebut belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban dana desa tahun anggaran 2018. Delapan gampong tersebut adalah Gampong Teungoh Mangki, Kecamatan Simpang Tiga; Gampong Asan, Kecamatan Kota Sigli, Gampong Dayah Baroh, Gampong Geunteng Timur, Gampong Rungkom, Gampong Nuheun dan Gampong Dayah, Kecamatan Batee; dan Gampong Kupula, Kecamatan Glumpang Tiga.

“Persoalan di gampong belum menyerahkan LPJ itu karena ada masalah internal gampong, seperti Tuha Peut tidak mau tanda tangan LPJ. Kemudian ada juga masalah tidak menyerahkan bukti setroan pajak. Bahkan ada beberapa gampong yang masalahnya sudah kompleks seperti Gampong Asan, Gampong Teungoh Mangki dan Geunteng Timu,” kata Kepala Bidang (Kabid) Mukim dan Gampong pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Pidie, Munandar, Rabu, 24 Juli 2019.

Baca juga:

Wakil Bupati Pidie Fadlullah TM Daud saat dimintai tanggapannya tentang hal tersebut mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya untuk mendorong keuchik agar secepatnya menyerahkan LPJ tahun sebelumnya.

“Saya menyarankan kepada gampong yang bermasalah agar segera menyelesaikan masalah-masalah yang bisa menghambat LPJ,  karena LPJ itu wajib dibuat setelah menggunakan anggaran, “ kata Fadlullah TM Daud, Rabu, 24 Juli 2019. []

Komentar

Loading...